Sebenarnya kejadian ini terjadi pada tanggal 15 Februari 2016, namun karena kesibukan, jadi baru sempet untuk menulis sekarang.

Bermula ketika saya sedang sibuk untuk mempersiapkan berkas lamaran kerja (maklum jobseeker) yang membutuhkan beberapa persyaratan yang bermacam-macam, diantaranya adalah menyertakan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Setelah saya cek, ternyata saya pernah membuat SKCK, namun masa berlakunya telah kadaluarsa. Singkat cerita, siang itu tepatnya hari senin tanggal 15 Februari 2016, saya meluncur ke Polres Sukoharjo untuk melakukan perpanjangan SKCK, dikarenakan domisili saya berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Sekitar pukul 10.45 WIB saya tiba di Polres Sukoharjo, dan sesampainya disana saya dikejutkan dengan informasi dari salah satu petugas pos penjagaan yang terdapat di samping pintu masuk Polres, yang mengatakan bahwa “listrik mati mas dari jam 09.00 sampai 16.00 WIB, ada pemadaman dari PLN. Tapi kayaknya kalau pelayanan SKCK bisa, tapi coba di cek dulu”, tutur salah satu petugas. Kemudian saya masuk untuk menuju ke loket pelayanan masyarakat untuk memperpanjang SKCK. Dan benar saja, di area Polres terdapat beberapa genset berukuran kecil (berbahan bakar bensin) yang sedang menyala. Setelah saya menanyakan untuk memperpanjang SKCK, petugas loket ternyata menerima berkas dari saya, dan saya pun dipersilakan untuk menunggu, dan tak lupa petugas tersebut mengatakan kepada saya “mohon ditunggu ya mas, mungkin sedikit agak lama, karena komputer yang dipakai hanya 1 karena keterbatasan genset“, tutur petugas loket. Saya pun kemudian menunggu di kursi tunggu depan loket yang memang telah dipersiapkan. Setelah menunggu selama kurang lebih 40 menit, SKCK saya pun telah selesai, dan saya pun bergegas untuk segera pulang.

Yang dapat dipetik dari kejadian ini adalah, bahwa Polres Sukoharjo terutama bagian pelayanan masyarakat benar-benar sangat memuaskan, meskipun mengalami pemadaman listrik bergilir dari PLN. Hal tersebut dibuktikan dengan disiapkannya genset untuk menunjang pasokan lisrik agar tetap menyala. Saya berharap semua kantor tidak hanya Polres, terutama dalam pelayanan masyarakat, dapat mencontoh dari Polres Sukoharjo. Saya meyakini, ketika kantor maupun instansi yang akan terkena dampak pemadaman bergilir dari PLN, pasti telah mendapat pemberitahuan sebelumnya, sehingga hal tersebut dapat dilakukan persiapan, seperti menyiapkan genset. Dengan adanya persiapan tersebut, pelayanan masyarakat tetap berjalan. Dan apabila instansi tersebut tidak memiliki genset, alangkah baiknya untuk melakukan pengadaan genset demi menunjang pelayanan masyarakat.

Kata Kunci: Pelayanan Masyarakat, SKCK, Polres, Sukoharjo, Mati Lampu, Pemadaman Bergilir.